Tugas utama kepolisian dalam hal ini adalah melakukan pengawasan intensif terhadap Jalur Logistik Nasional yang melintasi wilayah hukum Banten, mulai dari jalan tol hingga jalan arteri menuju pelabuhan. Personel kepolisian ditempatkan di titik-titik rawan macet dan rawan tindak premanisme untuk menjamin keselamatan para sopir truk logistik. Pengawalan ini menjadi sangat krusial, terutama pada jam-jam sibuk atau saat terjadi lonjakan volume kendaraan menjelang hari besar keagamaan. Polres Banten ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun armada logistik yang terhambat perjalanannya karena faktor gangguan keamanan luar, sehingga rantai pasok nasional tetap terjaga keberlangsungannya.
Salah satu titik fokus pengamanan adalah area dermaga, di mana kepolisian berkomitmen menjaga agar Arus Barang mengalir tanpa hambatan. Koordinasi erat dilakukan dengan pihak pengelola pelabuhan dan instansi terkait untuk memastikan setiap prosedur bongkar muat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pihak kepolisian juga rutin melakukan patroli di area parkir tunggu kendaraan untuk mencegah adanya praktik pemerasan atau pencurian onderdil kendaraan yang sering meresahkan para pengusaha ekspedisi. Ketegasan polisi di lapangan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan para pelaku usaha terhadap keamanan jalur distribusi di wilayah Banten.
Komitmen yang paling ditekankan oleh Kapolres beserta jajarannya adalah menjadikan kawasan pelabuhan dan sekitarnya benar-benar Bebas Pungli. Praktik pungutan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab merupakan musuh utama dalam efisiensi logistik karena dapat meningkatkan biaya operasional yang akhirnya membebani konsumen akhir. Polres Banten telah membentuk tim satuan tugas (Satgas) khusus yang bergerak secara senyap maupun terbuka untuk menangkap pelaku pungli, baik dari kalangan masyarakat sipil maupun oknum petugas jika ditemukan. Penegakan hukum yang tanpa pandang bulu ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan bersih dari praktik koruptif yang merusak citra pelayanan publik.
Selain melakukan penindakan, Polres Banten juga membuka kanal pengaduan khusus bagi para sopir dan pengusaha logistik yang mengalami gangguan di jalan. Setiap laporan yang masuk akan direspon dengan cepat melalui unit patroli terdekat yang siaga di sepanjang jalur utama. Edukasi kepada masyarakat sekitar jalur logistik juga terus dilakukan agar mereka turut serta menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat perjalanan kendaraan besar. Kepolisian percaya bahwa kelancaran Jalur Logistik Nasional adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan dari semua elemen masyarakat demi kepentingan ekonomi yang lebih besar.
